Informasi penerimaan sulit ditemukan atau usang
Jadwal dan syarat tahun lalu masih tampil, atau informasinya tersebar di beberapa unggahan media sosial. Akibatnya orang tua bertanya hal yang sama berulang kali lewat WhatsApp dan telepon.
Website sekolah
SAB membuat website untuk SD, SMP, dan SMA swasta, sekolah internasional, serta pesantren modern. Kami menyusun informasi penerimaan murid baru, halaman program, galeri, berita, dan formulir pendaftaran atau kunjungan yang cepat dibuka di ponsel dan bisa diperbarui sendiri oleh staf sekolah.
Paling cocok untuk sekolah swasta, sekolah internasional, dan pesantren modern yang ingin website resmi yang rapi, cepat, dan terus diperbarui oleh tim internal.

Bagi banyak orang tua, website adalah tempat pertama untuk mengenal sekolah. Sayangnya, banyak website sekolah dibuat sekali lalu jarang disentuh lagi.
Jadwal dan syarat tahun lalu masih tampil, atau informasinya tersebar di beberapa unggahan media sosial. Akibatnya orang tua bertanya hal yang sama berulang kali lewat WhatsApp dan telepon.
Kebanyakan orang tua membuka website dari ponsel. Foto galeri berukuran besar dan tata letak yang tidak responsif membuat halaman lambat terbuka, tulisan terlalu kecil, dan tombol sulit ditekan.
Akses admin hanya dipegang pembuat website lama, atau sistemnya terlalu rumit bagi staf. Berita dan pengumuman akhirnya hanya diunggah ke media sosial, sementara website terlihat tidak aktif.
Permintaan kunjungan dan pendaftaran masuk lewat WhatsApp, telepon, dan formulir terpisah tanpa pencatatan yang rapi. Sekolah sulit mengetahui berapa calon murid yang benar-benar tertarik dan dari mana mereka mengenal sekolah.

Kami mulai dari pertanyaan yang paling sering diterima tim penerimaan dan tata usaha: jadwal, syarat, jalur, kurikulum, fasilitas, kegiatan, dan cara berkunjung. Jawaban atas pertanyaan itu menjadi struktur website, sehingga orang tua menemukan informasi tanpa harus bertanya dulu.
Website dibangun dengan sistem pengelolaan konten yang bisa dipakai staf non-teknis, lalu staf mendapat pelatihan dan panduan singkat. Formulir pendaftaran awal dan kunjungan dikirim ke tim yang tepat dan sumbernya tercatat. SAB pernah menangani proyek untuk institusi pendidikan, antara lain IPMI International Business School dan Swiss Education Group.
Lingkup akhir menyesuaikan jenjang, jumlah unit, dan kebutuhan sekolah, lalu ditulis di proposal. Berikut komponen yang biasa kami tangani.
Peta halaman, navigasi, dan desain yang mengikuti logo, warna, serta karakter sekolah. Untuk yayasan dengan beberapa jenjang, setiap unit punya halaman yang jelas tanpa membingungkan pengunjung.
Satu halaman pusat berisi jadwal, jalur, syarat, alur pendaftaran, kontak, dan tanya jawab. Halaman ini dirancang agar mudah diperbarui setiap tahun ajaran tanpa membuat halaman baru dari awal.
Halaman kurikulum dan program per jenjang, ekstrakurikuler, fasilitas, galeri kegiatan, serta berita dan agenda. Untuk pesantren, program diniyah dan kegiatan asrama bisa dijelaskan di halaman tersendiri.
Formulir minat, pendaftaran awal, atau permintaan kunjungan sekolah yang dikirim ke tim penerimaan. Data yang diminta dibatasi pada yang benar-benar diperlukan, disertai penjelasan penggunaan data.
Gambar dikompres, halaman diuji di ponsel, dan judul serta deskripsi halaman disusun agar sekolah mudah ditemukan saat orang tua mencari nama sekolah, jenjang, dan wilayah.
Pelatihan pengelolaan konten, panduan tertulis singkat, dan pembagian akses per peran. GA4 dipasang untuk melihat halaman yang paling sering dibuka dan formulir yang masuk.
Proses SAB terdiri dari discovery, penyusunan strategi, eksekusi, dan optimasi. Untuk website sekolah, kami menyesuaikan jadwal dengan kalender akademik dan periode penerimaan murid baru.
Kami membahas jenjang, jumlah unit, website yang ada, periode penerimaan, dan siapa di sekolah yang akan mengelola konten. Dari sini terlihat kebutuhan utama dan tenggat yang realistis.
Kami meminta daftar pertanyaan yang sering diterima tim penerimaan, brosur, foto, dan informasi program. Website lama ditinjau untuk menentukan konten mana yang dipertahankan, diperbarui, atau dihapus.
Peta halaman dan arah desain disepakati bersama tim sekolah. Lingkup, jadwal, kepemilikan domain dan hosting, serta dukungan setelah peluncuran dituliskan di proposal.
Website dibangun bertahap dan diuji di berbagai ukuran layar. Tim sekolah memeriksa semua informasi, terutama jadwal, syarat, dan biaya, sebelum website ditayangkan.
Setelah peluncuran, staf dilatih mengelola konten. Kami meninjau data kunjungan dan formulir bersama sekolah, lalu menyarankan perbaikan menjelang periode penerimaan berikutnya.
Setiap pilihan bisa tepat, tergantung anggaran, kebutuhan, dan kemampuan tim sekolah. Tabel ini membantu Anda menimbangnya.
| Platform website sekolah siap pakai | Dibuat staf atau freelancer | Dengan SAB | |
|---|---|---|---|
| Kecepatan mulai | Paling cepat | Bergantung waktu yang tersedia | Bertahap sesuai jadwal di proposal |
| Desain dan identitas sekolah | Mengikuti pilihan template | Bervariasi | Disusun mengikuti identitas sekolah |
| Struktur informasi penerimaan | Mengikuti modul yang tersedia | Bergantung pembuatnya | Disusun dari pertanyaan nyata orang tua |
| Pengelolaan oleh staf | Umumnya mudah | Sering bergantung pada satu orang | Pelatihan dan pembagian akses per peran |
| Biaya awal | Paling rendah | Rendah | Lebih tinggi karena custom dan termasuk pelatihan |
| Kepemilikan domain dan akses | Mengikuti ketentuan platform | Perlu dipastikan sejak awal | Atas nama sekolah, ditulis di proposal |
Platform template bisa menjadi pilihan yang masuk akal untuk sekolah dengan kebutuhan sederhana dan anggaran terbatas. Website custom lebih tepat jika sekolah butuh struktur, desain, dan alur pendaftaran yang sesuai cara kerjanya sendiri.

Checklist ini bisa dipakai sekolah mana pun, dengan atau tanpa vendor. Ukurannya sederhana: apakah orang tua bisa menemukan jawaban penting dalam beberapa ketukan di ponsel.
Muat jadwal, jalur, syarat dokumen, alur pendaftaran, kontak, dan tanya jawab di satu halaman, lalu tautkan dari menu utama. Cantumkan tahun ajaran dengan jelas dan perbarui setiap periode. Sejak tahun ajaran 2025/2026, penerimaan di sekolah negeri memakai nama SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru), sementara banyak orang tua masih mencari istilah PPDB. Pakai istilah yang dipakai sekolah Anda, dan sebutkan istilah lainnya agar tetap ditemukan.
Untuk setiap jenjang, tulis kurikulum yang dipakai, jam belajar, ekstrakurikuler, fasilitas, dan kegiatan khas sekolah. Hindari kalimat umum yang bisa dipakai sekolah mana saja. Foto kegiatan nyata lebih meyakinkan daripada foto stok.
Kompres foto sebelum diunggah, pakai format modern seperti WebP, dan sesuaikan ukurannya dengan tampilan. Hindari slider berat di beranda. Buka website dari ponsel dengan koneksi seluler biasa dan cek hasilnya di PageSpeed Insights secara berkala.
Formulir awal cukup menanyakan nama orang tua, kontak, jenjang yang diminati, dan rencana tahun masuk. Jelaskan untuk apa data dipakai. Menurut UU Pelindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022), data anak termasuk data pribadi yang bersifat spesifik, jadi batasi akses dan minta izin orang tua sebelum memublikasikan foto murid.
Beri setiap staf akun sendiri sesuai perannya, misalnya admin, editor, dan penulis, bukan satu kata sandi bersama. Aktifkan verifikasi dua langkah jika tersedia. Tetapkan siapa yang memperbarui berita, agenda, dan halaman penerimaan, serta seberapa sering.
Domain, hosting, dan akun admin utama sebaiknya terdaftar atas nama sekolah atau yayasan, bukan pribadi atau vendor. Domain .sch.id khusus untuk sekolah dan pendaftarannya memerlukan dokumen sekolah. Jadwalkan pencadangan rutin, pembaruan sistem dan plugin, serta pastikan HTTPS aktif.
Website sekolah paling bermanfaat jika ada staf yang mau merawat kontennya setelah peluncuran. Berikut gambaran singkatnya.
Kami tidak memakai paket harga tetap karena kebutuhan setiap sekolah berbeda. Biaya disusun dari faktor berikut dan dijelaskan di proposal.
Website satu sekolah berbeda bebannya dengan website yayasan yang menaungi beberapa jenjang atau kampus, masing-masing dengan halaman program sendiri.
Formulir sederhana lebih ringan daripada formulir bertahap, notifikasi ke beberapa tim, atau penautan ke sistem pendaftaran yang sudah dipakai sekolah.
Penulisan ulang halaman, pemindahan berita dan galeri dari website lama, serta penyiapan foto menambah pekerjaan di awal proyek.
Jumlah staf yang dilatih, panduan tertulis, serta kebutuhan maintenance dan pembaruan rutin setelah website tayang memengaruhi alokasi waktu tim.
Domain, hosting, dan layanan pihak ketiga bisa ditagihkan terpisah. Pajak dan rincian lingkup dituliskan di proposal.
Kutipan dari ulasan klien yang ditampilkan di sab.id.
Well recommended services from SAB! I'm a happy client. Look no further if you need T shaped marketer to help your business. My business collecting new leads every day using the custom strategy that created for us
M. Aghnia SyahputraLp3I Indonesia
I love the professionalism of SAB. They're the best partner for your digital marketing needs. I had my company's website redesigned and we started to get high quality leads in the pipeline. I highly recommend SAB for the growth of your business.
Dede Heri KusaeriNPS Pemuda Berdikarisma
Cakupannya bisa meliputi struktur dan desain, halaman penerimaan murid baru, halaman program, galeri, berita, formulir pendaftaran awal atau kunjungan, optimasi kecepatan dan tampilan ponsel, SEO dasar, GA4, serta pelatihan staf. Lingkup akhir dituliskan di proposal.
Tidak. Jumlah pendaftar dipengaruhi banyak faktor, termasuk reputasi, biaya, lokasi, program, dan cara tim penerimaan menindaklanjuti. Website membantu orang tua menemukan informasi dan menghubungi sekolah dengan lebih mudah. Komitmen kinerja apa pun hanya berlaku jika tertulis di perjanjian yang ditandatangani.
Bisa. Website dibangun dengan sistem pengelolaan konten yang bisa dipakai staf non-teknis, lalu kami memberi pelatihan dan panduan singkat. Setiap staf mendapat akun sesuai perannya.
Umumnya bisa ditautkan atau disematkan, tergantung kemampuan aplikasi tersebut. Sistem seleksi lengkap, pembayaran, atau sistem akademik tidak termasuk lingkup standar. Kebutuhan ini kami periksa saat discovery sebelum masuk proposal.
Tergantung jumlah halaman, kesiapan konten, dan kecepatan pemeriksaan dari pihak sekolah. Jadwal rinci dituliskan di proposal. Kami menyarankan website sudah tayang dan diuji jauh sebelum periode penerimaan murid baru dibuka.
Foto murid sebaiknya hanya dipublikasikan dengan izin orang tua. Formulir hanya meminta data yang diperlukan, disertai penjelasan penggunaannya. Akses ke data pendaftar dibatasi pada staf yang membutuhkan.
Bisa, sebagai layanan terpisah. Halaman ini fokus pada website sekolah. Untuk kampanye iklan dan strategi pemasaran institusi pendidikan, lihat pendidikan.sab.id.
Jadwalkan discovery call 30 menit di schedule.sab.id atau kirim pesan WhatsApp. Ceritakan jenjang sekolah, alamat website saat ini jika ada, periode penerimaan berikutnya, dan siapa yang akan mengelola konten.
Kirimkan alamat website saat ini, jenjang dan jumlah unit, jadwal penerimaan murid baru berikutnya, serta daftar pertanyaan yang paling sering diterima tim penerimaan. Kami akan menyiapkan pertanyaan yang relevan untuk sesi pertama.
Setiap halaman membahas kebutuhan yang berbeda. Pilih yang paling dekat dengan tantangan Anda saat ini.